Awal Berjualan Plastik


Saya ingin berbagi sedikit pengalaman, Supaya anda tidak mengalami kesalahan seperti yang saya lakukan, saya awalnya tidak tahu sama sekali tentang plastik, saya hanya punya modal nekad dan sedikit modal. Karena pada waktu itu saya berpikir bahwa setiap toko, warung, kios dll, semuanya membutuhkan plastik, sekarang kita pikirkan sedainya ada sesorang yang mau beli telor 4 biji tentu harus pake kantong kresek/plastik.
Itu saja sih sebenarnya dasar pemikiran saya kenapa saya mau berjualan plastik. 
Hal pertama yang saya lakukan waktu itu adalah mencari informasi mengenai agen atau distributor plastik. Karena bagaimanapun saya mau berjualan plastik kalo tidak ada barang ya tidak bisa jualan. 
Setelah mendapatkan agen kemudian saya menyerahkan barangnya kepada agen, tetapi agennya bilang setiap daerah kebutuhan plastik berbeda-beda, karena saya tidak tahu jadi saya serahkan saja pada agen untuk barang2nya. Waktu itu agennya bilang akan dikirim pada kamis. Jadi saya punya waktu 3 hari untuk mencari lokasi dagang.
Di hari berikutnya saya mencari tempat untuk berjualan, saya cari dan tanya kesana kemari tetapi belum juga mendapatkan tempat/kios. Sampai hari kamis juga saya belum mendapatkan tempat, jadi barang saya simpan dulu di rumah mertua.
Kemudian pada hari jumat saya dapat kabar dari teman katanya ada tempat di dekat rumahnya mau disewakan, pada hari itu juga saya menemui pemiliknya, ahirnya dapat kesepakatan dan saya mengontrak setahun. Kemudian saya memesan etalase dan akan dikirim hari minggu. 
Minggu pagi saya membawa semua barang ke tempat kios, dan sekitar jam 10 etalase sampe di tempat.
Kemudian saya mulai menata plastik di etalase dan di bantu istri. Ternyata plastiknya tidak bisa di tampung semua di etalase, jadi barang saya simpan di lantai, pokoknya berantakan
Ya sudahlah untuk sementara jadi saya biarkan semua di lantai...
Hari senin saya mulai berjualan, jam menunjukan jam 08.00 saya membuka rolling door, Saya berdoa dalam hati semoga ada yang membeli. Saya merasa gelisah dan harap-harap cemas apakah ada yang beli atau tidak. 
Adzan Dzuhur pun terdengar itu menjukan waktu udah siang tetepi belum ada juga yang membeli, sampai ahirnya waktu udah jam 5, tetapi masih belum ada juga yang beli. saya memputuskan untung pulang saja. keesokan harinya pun sam tetap tidak ada yang datang membeli. di hari yang ke 7 baru ada seorang yang membeli, ahirnya saya merasakan gembira, sangat-sangat gembira. dan hari hari berikutnya sudah mulai berdatangan pembeli, walaupun masih belum banyak, tetapi lumayan..
sekian dulu, semoga anda yang mau memulai usaha plastik jangan seperti saya, harus di persiapkan sangat matang. sampai sekarangpun tempat saya masih belum tertata..


Comments

Popular posts from this blog

Plastik Pe Pala

Karet Gelang Cap Mascot